Kamis, 05 Desember 2013

selamanya dua tetaplah dua_

  ketika sebelah hatimu memanggil rinai...
biarkan zatnya menemui patrian...
dan saat luka menertawakan sendu..
biarkan larasnya menyatu dalam kelabunya,,,
sampai nadanya habis dalam geloranya...

karena satu itu  bukan dua..
dan dua itu akan selamanya tetap dua...
meski habis laramu menafsirkannya...

:) tersenyumlah...

Rabu, 04 September 2013

Makna dibalik Sebuah Filosofi



Ada tanya dalam setiap sendu kehidupan.. dan ada desah dalam setiap hembusan nafas... Mungkin itulah patrian kata yang terlukiskan dalam benak. Untuk mu aku melangkah dan untuk mu pula aku akan bermuarah , dan kesebut dirimu dengan kata mama.
Seonggok harapan dan pencapaian yang teringian diingatan, tak luput hiasi mata hati yang kian menderai indah di bilik bilik ingatan. Yah,, aku pengen berhasil, aku pengen sukses, dan aku pengen bahagiain kamu "mama".

Sebaris doa yang tercurah disetiap sujudmu, selalu bersenandung menghiasi setiap langkahku. ya, inilah jawababnnya mama. sejak dimulai empat tahun silam dan kusebut itu dunia kampus ala S'1, saat itulah terpatri di benak bahwa aku akan mengukir  sebuah kebahagian lagi untuk mu mama. dan tepat 3,8 tahun yah akhirnya aku mampu mencapai target target itu, selesai tepat pada waktunya dengan hasil memuaskan. mungkin itu tidak cukup disebut sebagai pencapaian besar. tapi paling tidak ada satu pencapaian dari seribu harapan yang pernah membanjiri peliknya otak.

Dan kini satu pencapaian telah usai, bagiku belum berhenti sampai disitu. Aku ingin melangkah lebih maju lagi, dan harapan itu kembali terwujud. Namaku kembali tercatat sebagai mahasiswa termuda pascasarjana di angkatan termuda saat itu pada sebuah Universitas ternama dinegeriku. Dengan penuh haru iya kembali menuturkan syukur atas jalan itu, hmmm mama.

Kembali menilik kebelakang, baid baid madah setiap jalan kehidupan tidaklah menjadi penting. Karena sejatinya yang terpenting adalah makna dibalik madah itu. Saat ini aku berada di tempat ini karena sebuah filosofi bahwa "belajarlah maka kamu tidak akan menjadi masa lalu". Dan akupun tidak akan mampu sampai di tempat ini jika bukan sebuah filosofi besar yang menggerogoti pikiran ini bahwa "teruslah berjalan karena waktu tidak akan berhenti pada sebuah titik, menunggu mu kembali benar benar siap. sebaliknya iya akan terus berjalan dan pada akhirnya iya akan mengikis pelan pelan rubrik ketenangan kamu".
Mungkin sekilas terdengar miris, tapi itulah makna dari sebuah filosofi yang mengantarkan setiap pencapaian kecil, dan mungkin besar bagi orang orang besar untuk kamu, yaitu mama.

Selasa, 23 Juli 2013

lentera...



Bahkan mentaripun rela melepaskan sinarnya demi malam yang tak bercahaya...
Gemilau kehangatan dalam simfoninya,,
merangkai bak melodi dalam lirih..
Yah demikian madahnya indah di ingatan...

Masa mungkin saja pergi, tapi ceritanya tak mungkin berubah...
Aku tetaplah diriku yang mengindahkanmu..
Dan kamu tetaplah dirimu yang menjagaku dibalik hatimu...
Sekalipun mungkin mentari tak lagi berlentera...
Lentara tak lagi bercahaya...

Demikian kehangatan dalam simfoni...
Dibalik rindu hatiku bergempita ria...
Mungkin saat ragamu di sini,
kesempurnaan kand di jelang..
Mengusung kisah yang sepintas telah berlalu...
Namun iya akan kembali, seiring rinduku...
Dan selalu bermuara di hatiku..

Hmmm..
Tepat di jam ini...

Katamu..
Katamu...