Kamis, 05 Desember 2013

selamanya dua tetaplah dua_

  ketika sebelah hatimu memanggil rinai...
biarkan zatnya menemui patrian...
dan saat luka menertawakan sendu..
biarkan larasnya menyatu dalam kelabunya,,,
sampai nadanya habis dalam geloranya...

karena satu itu  bukan dua..
dan dua itu akan selamanya tetap dua...
meski habis laramu menafsirkannya...

:) tersenyumlah...