Rabu, 16 April 2014

Janji Tuhan yang tidak pernah Ingkar...

Lalu seperti apa kiranya jika kata tak lagi menjadi berarti,,,
karena ucapan bukanlah jalan terbaik..
sebaliknya hati berkecamuk ria dengan syahdunya... karena iya adalah jalan terbaik, dari hanya sebentuk ucapan yang bagi mereka adalah sebuah kesilapan..
Aku menengadah ria di bawah terik langit yang tak bertiang, lalu menoleh ke kiri dan ke kanan.. ku temui semua kosong yang pilu..
menrontaipun tak cukup, berdiam pun adalah jawaban terbaiknya..
tapi aku bersyukur pada mu kasih.. engkau masih di sini di kalbu ku menemaniku,, cahayamu akan mengantarkanku pada ketenangan, sekalipun celotehku tak engkau jawab dengan lantang oleh nadamu...
God_


Lalu seperti apa kiranya..???
seperti serombongan petang pulang dengan masanya, sampai berlalu dan berlabu hingga malampun menggantikannya..
Tuhan aku akan pulang, dan janjimu pasti tak pernah ingkar. aku percaya..
pelita itu pasti datang..
lentera itupun pasti hadir..
hingga kautemui lorong lorong bisu dalam gemerlapnya...
yah begitula rankaian kata meronta - ronta seperti kesurupan ria di pagii ini..
yahh janjimu tidak akan pernah engkau ingkari...